01.42 -
No comments
No comments
Untuk Sahabat Seperjuanganku
“Allah mendatangkan orang-orang terbaik di
sekitarmu. menganugerahkan orang-orang hebat untuk kau temui. berbagi cinta,
berbagi perjuangan dan insya Allah dengan menatap ke depan penuh optimisme,
kemenangan Islam telah tiba saatnya.”
Adakah yang lebih indah ketika kita
bertemu atas dasar tauhid, Islam dan anugerah iman ini. Mencintai saudara
seiman tanpa syarat dan mencari udzur kesalahan saudaranya adalah ujian dalam
persaudaraan. Menguatkan kembali ikatan tali ukhuwah yang terlalu indah untuk
diberai.
Dunia yang terlalu banyak tipuan dan
muslihat terlalu berat untuk dilewati sendiri apalagi harus dibarengi dengan
menikam saudara yang juga ingin berjuang menegakkan apa yang juga kita
cita-citakan.
Ada kalanya dalam perjalanan tak seiring
jalan, ada kalanya keadaan memaksa untuk bersama. Alangkah indahnya ketika hati
tetap terpaut dan hati tetap berprasangka baik terhadap saudara seiman yang
sungguh kata para bijak amat sangat benar, “satu musuh terlalu banyak, seribu
kawan amatlah sangat kurang”.
Jika kita memang satu tubuh dalam iman,
izinkan lah aku yang belum bisa memukul sepertimu menjadi lidah untuk
menguatkan pukulanmu, bila aku belum bisa menjadi kaki yang kuat sepertimu
izinkan aku menjadi telinga yang selalu ada mendengar semua petuahmu. Izinkan
aku menjadi bagian dari tubuhmu, taruh aku dimanapun engkau sukai. Aku yakin
engkau adalah bagian tubuhku yang tak akan rela bila tersakiti.
Memang aku belum bisa dan mampu seperti
dirimu yang sudah berdarah-darah memberikan semua yang terbaik untuk apa yang
kita yakini, sangat jauh timbangan amalmu dan amalku. Namun apakah tidak ada
ruang untuk aku bisa belajar darimu, sedikit demi sedikit. Walau tak sama
persis denganmu tapi aku ingin sepertimu. Bantulah aku.
Terlalu banyak yang akan aku tuliskan
untukmu. Cinta ini, rasa ini dan berbagai macam hal yang aku tak bias ungkapkan
hanya dengan tulisan dan kata-kata indah. Aku hanya ingat sebuah kata indah
yang aku lupa siapa penulisnya, “Jangan berjalan di depanku, aku mungkin tidak
mengikuti, jangan berjalan di belakangku, aku mungkin tidak memimpin
berjalanlah disampingku & akan aku
kasihi SELAMANYA ..”.

0 komentar:
Posting Komentar