Rabu, 16 Mei 2012

01.42 - No comments

Untuk Sahabat Seperjuanganku



“Allah mendatangkan orang-orang terbaik di sekitarmu. menganugerahkan orang-orang hebat untuk kau temui. berbagi cinta, berbagi perjuangan dan insya Allah dengan menatap ke depan penuh optimisme, kemenangan Islam telah tiba saatnya.”


Adakah yang lebih indah ketika kita bertemu atas dasar tauhid, Islam dan anugerah iman ini. Mencintai saudara seiman tanpa syarat dan mencari udzur kesalahan saudaranya adalah ujian dalam persaudaraan. Menguatkan kembali ikatan tali ukhuwah yang terlalu indah untuk diberai.

Dunia yang terlalu banyak tipuan dan muslihat terlalu berat untuk dilewati sendiri apalagi harus dibarengi dengan menikam saudara yang juga ingin berjuang menegakkan apa yang juga kita cita-citakan.

Ada kalanya dalam perjalanan tak seiring jalan, ada kalanya keadaan memaksa untuk bersama. Alangkah indahnya ketika hati tetap terpaut dan hati tetap berprasangka baik terhadap saudara seiman yang sungguh kata para bijak amat sangat benar, “satu musuh terlalu banyak, seribu kawan amatlah sangat kurang”.
Jika kita memang satu tubuh dalam iman, izinkan lah aku yang belum bisa memukul sepertimu menjadi lidah untuk menguatkan pukulanmu, bila aku belum bisa menjadi kaki yang kuat sepertimu izinkan aku menjadi telinga yang selalu ada mendengar semua petuahmu. Izinkan aku menjadi bagian dari tubuhmu, taruh aku dimanapun engkau sukai. Aku yakin engkau adalah bagian tubuhku yang tak akan rela bila tersakiti.

Memang aku belum bisa dan mampu seperti dirimu yang sudah berdarah-darah memberikan semua yang terbaik untuk apa yang kita yakini, sangat jauh timbangan amalmu dan amalku. Namun apakah tidak ada ruang untuk aku bisa belajar darimu, sedikit demi sedikit. Walau tak sama persis denganmu tapi aku ingin sepertimu. Bantulah aku.

Terlalu banyak yang akan aku tuliskan untukmu. Cinta ini, rasa ini dan berbagai macam hal yang aku tak bias ungkapkan hanya dengan tulisan dan kata-kata indah. Aku hanya ingat sebuah kata indah yang aku lupa siapa penulisnya, “Jangan berjalan di depanku, aku mungkin tidak mengikuti, jangan berjalan di belakangku, aku mungkin tidak memimpin
berjalanlah disampingku & akan aku kasihi SELAMANYA ..”.


0 komentar:

Posting Komentar